SEJARAH TUGU MAKAM JEPANG
NAMA KELOMPOK:
ANDI MUHAMMAD REVAN
MUHAMMAD GILANG
SATRIA RIZKI RAMADHAN
MUHAMMAD RIZKY
AHMAD REHAN
ELVARI ADAM
Hubungan antara Indonesia dengan Jepang sekarang ini bisa dibilang cukup akrab. Meski dahulu pernah menjajah Indonesia, namun sekarang ini kedua negara telah sering mengadakan kerja sama dan saling membantu. Tidaklah mengherankan jika di negara ini terdapat beberapa monumen yang memperingati gugurnya para tentara Jepang di Indonesia, seperti Makam Jepang yang ada di Kelurahan Lamaru, Balikpapan Timur ini.
Informasi Dan Sejarah Makam Jepang
Makam ini berada sekitar 26 km dari Kota Balikpapan, tepatnya bersebelahan dengan tempat wisata Pantai Lamaru. Namun makam ini bukanlah tempat wisata, melainkan sebuah cagar budaya.
Dahulu, tempat ini dipenuhi dengan makam para serdadu asal Jepang yang gugur dipimpin oleh Shizuo Sakaguchi pada saat melawan tentara Sekutu Australia.
Tahun 1990, makam tersebut telah berbentuk menjadi tugu dengan tulisan kanji yang diukir, dengan bendera kedua negara, Indonesia dan Jepang, yang berkibar di atasnya. Sering pada bulan-bulan tertentu beberapa orang Jepang berkunjung dan berziarah di tempat ini.
wisata makam ini kurang diminati karena jauh dari pusat kota balikpapan dan tidak terawat, namun dibalik makam tersebut menyimpan cerita yang menarik
Tempat ini lebih dikhusukan buat keluarga para tentara Jepang yang meninggal sewaktu PD II yang lalu. Lokasinya tidak jauh dari pusat kota Balik Papan tepatnya di kawasan pantai Lamaru.
Waktu kami datang tidak ada pengunjung lain dan hanya ada seorang penjaga makam. Cukup menulis buku tama dan sumbangam ala kadarnya.
Selain makam dan nisa yang berderet tapi ada sebuah prasasti dalam Bahasa Jepang sebagai penghormatan bagi prajurit hang berperang demi kejayaan bangsanya.
Bagis untul tempat merenung betapa perang hanya menimbulkan bencana baik bagi Jepang maupun bagi Indonesia dan negara lain yang diduduki.
Sebenarnya ini bukan merupakan makam yang sebenarnya. Di dalam area makam terdapat tugu bertuliskan kanji Jepang.
Lokasi makam berada sebelum pantai Lamaru, jalan masuknya berada sekitar satu kilometer sebelum jl masuk pantai Lamaru. Cobalah cari papan penanda "Cagar Budaya Makam Jepang" atau penanda "Rumah Detensi Migrasi" di pinggir jalan.
Sebenarnya tidak banyak yang bisa dilihat atau dilakukan di area makam. Yang menarik justru adalah bagaimana dan apa yang bisa dilihat sepanjang perjalanan menuju makam.
Anda akan melewati perkampungan dengan kebun, lalu melewati pantai umum, lalu ada sebuah rumah tradisional.Sangat jauh dari kota balikpapan,dan terlihat sangat sederhana,tidak ada perawatan dan susahnya akses jalan menuju kedalam,dan pintu japan lamaru tomb ini di tutup